Segmenting Targeting Positioning
July 28th, 2012 // 4:09 pm By eng koh
Segmenting Targeting Positioning, yang lebih dikenal dengan konsep STP dalam strategi pemasaran merupakan proses terpadu yang bergantung satu sama lain, sehingga pemasar dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat guna menjangkau konsumen secara tepat sasaran dan efisien.
Segmenting targeting positioning adalah sebuah strategi pemasaran yang didasarkan pada perilaku konsumen dalam pasar tertentu dengan membagi pasar ke dalam segmen-segmen berdasarkan karakteristik dan kebutuhan pelanggan. Targeting dilaksanakan untuk menentukan target pasar yang tepat untuk memasarkan produk berdasarkan pembagian segmen, dan positioning pasar dimaksudkan untuk mengidentifikasi keunggulan diferensial dalam setiap segmen, sehingga citra produk dapat tercipta.

Segmenting Targeting dan Positioning
Setiap individu atau konsumen memiliki keinginan dan kebutuhan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sehingga pemasar tidak mungkin untuk memasarkan satu jenis produk kepada konsumen yang memiliki kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itu, segmenting targeting positioning diperlukan untuk memudahkan pemasar memasarkan produknya secara tepat sasaran dan efisien.
Segmentasi
Proses segmentasi berbeda dari positioning pasar (menerapkan strategi bauran pemasaran yang tepat untuk setiap segmen). Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kelompok pelanggan yang sama dan pelanggan potensial, untuk memprioritaskan kelompok, untuk memahami perilaku mereka, dan untuk merespon dengan strategi pemasaran yang tepat dalam memenuhi preferensi yang berbeda dari setiap segmen yang dipilih.
Peningkatan segmentasi dapat menyebabkan efektivitas pemasaran meningkat secara signifikan. Segmentasi pasar mengacu pada proses pembentukan kelompok-kelompok kecil (segmen) dalam pasar yang besar, sehingga dapat ditentukan konsumen mana yang memiliki keinginan dan kebutuhan yang sama. Secara sederhana, proses segmentasi dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Membagi kelompok pembeli potensial ke dalam segmen
2. Membagi kelompok produk kedalam kategori tertentu
3. Mengembangkan dan memperkirakan ukuran pasar
4. Menentukan target pasar
5. Mengambil tindakan pemasaran untuk mencapai target pasar
Kriteria yang digunakan dalam mendefinisikan segmen pasar antara lain profitabilitas, kesamaan kebutuhan pembeli potensial, perbedaan kebutuhan dan pembeli di seluruh segmen, potensi tindakan pemasaran untuk mencapai pasar dan efisiensi biaya dalam menetapkan potensi segmen. Dasar-dasar segmentasi dibagi berdasarkan lokasi geografis, demografi, psikografis atau gaya hidup konsumen, serta tingkat kebutuhan konsumen dalam penggunaan produk.
Targeting
Setelah pemasar menciptakan segmen yang berbeda di dalam pasar, ia kemudian merencanakan berbagai strategi pemasaran dan skema promosi sesuai dengan selera dari individu-individu dari segmen tertentu. Proses ini disebut targeting.
Empat sub kriteria dalam kegiatan targeting antara lain:
- Melakukan analisa tentang kemampuan perusahaan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk memasuki pasar
- Menganalisis sumber daya pesaing, kelebihan dan kekurangannya
- Mempertimbangkan kemampuan perusahaan dibandingkan dengan kemampuan pesaing.
- Menentukan target pasar setelah kegiatan segmentasi
Dalam tahap targeting, analisa pesaing menjadi kunci utama sebelum menentukan target pasar yang sesungguhnya. Sebagai contoh, Nokia mengeluarkan produk dengan merek Asha dengan harga dibawah 2 juta. Tentunya, produsen lain seperti Samsung dan HTC juga menargetkan pasar yang sama (kisaran harga yang sama), dan mereka memiliki keunggulan produk yang lebih baik dari Nokia. Ini akan menyulitkan Nokia dalam memasarkan produknya jika memaksakan mengincar segmen pasar yang sama.
Positioning
Positioning adalah tahap terakhir dalam siklus Segmenting Targeting Positioning. Setelah perusahaan memutuskan target pasar, langkah selanjutnya adalah memikirkan bagaimana agar kesadaran merek produk dapat tertanam dalam ingatan konsumen. Ini adalah proses positioning pasar. Dalam proses ini, pemasar berusaha untuk
1. Melakukan analisa keunggulan diferensisi dari setiap segmen
2. Memutuskan konsep positioning yang berbeda untuk masing-masing segmen.
Positioning membantu perusahaan untuk menciptakan persepsi produk dalam ingatan target pasar. Konsumen harus menyadari akan keberadaan produk. Menciptakan branding produk sangat penting agar konsumen memahami keunggulan dari pencitraan merek produk. Untuk meningkatkan kesadaran merek dibutuhkan kerjasama yang terintegrasi dari semua elemen pemasaran termasuk sales force, public relation, dan keseluruhan manajemen pemasaran yang ada.
Suka Artikel tentang Segmenting Targeting Positioning?
Like This yaa..
Terima Kasih
Belum puas membaca artikel tentang Segmenting Targeting Positioning?
Kamu butuh ilmu lainnya?
Baca dulu artikel lainnya pada rubrik Perencanaan.
Suatu saat jika Anda punya bisnis yang ingin dikembangkan, jangan sungkan-sungkan untuk menggunakan Jasa SEO di sini.
Pelajari apa itu SEO di sini.
Share your thoughts
Category : Perencanaan

